Lintas

Apapun yg melintas di otak saya,, blog ini menampungnya

R.A Kartini, Riwayat dan Perjuangannya

Ditulis oleh geh di/pada Agustus 15, 2007

Judul : R.A Kartini, Riwayat dan Perjuangannya
Penulis : Drs. Mardanas Safwan
Sutrisno Kutojo
Tebal : 65 halaman
Penerbit : PT. Mutiara Sumber Widya
Tahun : Cetakan Pertama 1985
Cetakan Kedua 2001
Cetakan Ketiga 2004
“Hidup itu akan indah dan berbahagia apabila dalam kegelapan kita melihat cahaya terang”
sepotong kalimat yang diucapkan R.A Kartini semasa hidupnya ini mampu memberikan arti dan spirit tersendiri dalam perjuangan meraih persamaan dan kesetaraan gender atau disebut juga emansipasi.
Siapa yang tidak kenal dengan R.A Kartini. Wanita kelahiran 21 April 1879 ini merupakan
perintis perubahan bagi kaum wanita. Ia lahir dari keluarga bangsawan yang berpikiran maju dan sosoknya yang cekatan, lincah, pintar, suka belajar dan haus akan ilmu pengetahuan. Saat usia 7 tahun, ia bersekolah di Sekolah Kelas Dua Belanda. Selain belajar di sekolah, ia juga kerap memperoleh pelajaran Bahasa Jawa, memasak, menjahit, mengurus Rumah Tangga dan pelajaran agama di rumahnya. Keluarganya sangat mengedepankan pendidikan. Sebagai seorang gadis kecil yang lincah ia hanya berpikir mengenai sekolah dan bermain. Hingga suatu hari seorang teman Belanda-nya bertanya mengenai cita-cita Kartini setelah tamat sekolah. Ia mulai memikirkan jawaban dari pertanyaan tersebut sampai akhirnya ia memikirkan untuk mengubah nasib kaum wanita di kemudian hari. Usia 12 tahun, setelah tamat sekolah dasar, Kartini menjalani masa pingitan. Hidupnya berubah, ia kesepian dan tidak boleh melanjutkan pendidikan. Hidupnya ibarat burung dalam sangkar emas. Keluarganya yang memegang teguh
adat lama, tidak menyetujui keinginan Kartini yang menghendaki perubahan. Kartini hanya bisa mencurahkan cita-cita perjuangannya dalam bentuk surat. Ia rajin menulis surat kepada temantemannya di Belanda. Isinya mengandung cita-cita yang luhur, terutama untuk mengangkat derajat wanita Indonesia. Berkat surat-surat ini, tahun 1903 didirikan Sekolah Kartini Pertama di Semarang. Dan di usia 25 tahun, R.A Kartini akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya.
Perjuangan R.A Kartini tidak serta merta didapatkan begitu saja, butuh proses dan perjalanan panjang dalam menapakinya. Ketidaksetujuan keluarga ditambah celaan sebagai penentang adat dan tradisi datang selama proses menuju perubahan. Namun R.A Kartini tidak berhenti, ia tetap dengan pendiriannya untuk melawan kebiasaan atau adat yang kuno dan kolot. Ia ingin agar wanita Indonesia setara dengan pria, memiliki hak bukan hanya kewajiban dan juga bisa sejajar dengan wanita-wanita dari Negara lain.
Penjabaran di atas hanya sepenggal dari kisah panjang R.A Kartini semasa hidupnya yang
dikutip dari sebuah buku berjudul R.A Kartini Riwayat dan Perjuangannya. Buku setebal 65 halaman ini mampu menghipnotis pembaca untuk merasakan penasaran akan kisah-kisah R.A Kartini karena penyajiannya yang teratur dan sistematis dimulai dari masa kanak-kanak, masa muda, masa dewasa, perjuangan R.A Kartini dalam mencapai emansipasi wanita, perjuangan dalam bidang pendidikan, dan saat-saat terakhir hingga kemajuan wanita Indonesia sesudah R.A Kartini wafat. Selain itu, disertakan pula gambar yang walaupun hanya sedikit, namun cukup untuk menggambarkan sosok R.A Kartini dan kehidupan pada saat itu. Bahasa yang dipakai mudah dimengerti dan tepat sasaran sehingga cocok untuk dibaca oleh semua kalangan baik tua maupun muda. Karena memang buku ini tidak terlalu tebal, maka dapat dibaca pada waktu luang dan bisa dibawa kemana-mana. Selain itu, di akhir halaman terdapat rangkuman dari isi buku sehingga lebih membantu proses pemahaman jalan cerita dari buku ini.
Bagi para mahasiswa, buku ini cocok untuk menambah referensi bacaan bermutu karena selain kita bisa lebih mengenal dekat sosok R.A Kartini, kita juga bisa mengetahui bagaimana sulitnya perjuangan R.A Kartini saat itu dan sudah seharusnya kita bangga memiliki seorang tokoh seperti R.A Kartini.

45 Tanggapan ke “R.A Kartini, Riwayat dan Perjuangannya”

  1. ayu hasyyati berkata

    Mari geh, bersama kita menjadi ‘Kartini-Kartini Masa Kini’
    Agar bangsa kita, Indonesia tercinta, bangga memiliki dua orang tokoh seperti kita..
    Hehehe :lol: serius nih!!
    Fight-OH..!!!

  2. chaidir berkata

    wah….

    kirain blog nya LINTAS ART*

    ternyata….

    panjang-panjang tulisannyaaaaaa…..

  3. fajarbaguswp berkata

    gin, udah baca ‘habis gelap terbitlah terang’ apa belom?
    wah disitu seru. banyak yang kita ga tau tentang kartini, ternyata disana diulah habis.
    satu yang ane sayangkan. banyak orang yang salah tafsir dengan ajaran kartini. kartini itu bukan menuntut persamaan hak antara wanita dengan pria. dia hanya menuntut supaya wanita bisa memperoleh pendidikan yang semestinya. itu saja. dan aku sendiri bangga bangsa kita memiliki tokoh seperti beliau. namun sayangnya beliau syahid ketika melahirkan anaknya. semoga 4JJ memberikan tempat yang indah di sisi-Nya.amin.

  4. fajarbaguswp berkata

    afwan gin kebanyakan diapus aja yang ke dua dan yang ketiga ini. ohya ane punya blog di fajarbaguswp.wordpress.com

  5. Hendra S berkata

    Helllo frends gue mau minta tolong dooong…gue ada tugas buat biografi R.A. Kartini,trus kisah hidupnya dari lahir ampe wafat.pleasssss ada yang bisa tolongin gak??????
    kirim ke email gw ye : hendra_s23@yahoo.com
    ^-^
    Thanks before

  6. shzi berkata

    thx iah, bwt artikel biografiny
    hmm..jd tgz gw dh bres d
    nnt bikinin biografi gw jg atuh
    hi..hi..hi:p

  7. Aditya Widya Pramita berkata

    Hi… frienndzz aku dIetYa aku seneng banget bisa baca artikelny Kartini, karena kita bisa tau mengapa R.A Kartini bisa disebut sebagai pembela kaum hawa, beliau cuma ingin wanita di mana pun bisa menerima pendidikan yang baik.

    Coba kalau kita bisa mencontoh beliau… pasti pendidikan untuk wanita bisa lancar…..

    emang kita harus bangga terhadap R.A Kartini karena perjuangannya aku sebagai perempuan seneng banget denger ceritanya beliau……….

    dIetYA
    tya_gaule
    di jogja…

    hihihihihiihihi

  8. Cristalia berkata

    Hai…. aku cristalia, aku udah baca semua buku tentang riwayat hidupnya Kartini… kisah hidupnya mengisahkan bagaimana Kartini bisa tetap sekolah dan menerima pendidikan yang baik ia bersekolah di Sekolah kelas dua Belanda…
    Ketika ia akan melahirkan anak akhirnya ia menghembuskan nafas terakhirnya…

    Kita memang harus bangga terhadap beliau..
    Dengan perjuangannya yang melahirkan anak hingga ajal menjemputnya……

    dari Cristalia
    dari jogja
    ………….

  9. Dinata berkata

    wah…,

    kirain ceritanya dari laer ampe wafat

    tapi kok tulisannya sedikit

    cuma sekilas yaaaa

    Dinata

  10. miEtHa.......... berkata

    Halo gimana tertarik sama riwayat hidup sang Kartini……
    Pada tanggal 21 April kita memperingati hari Kartini……
    Emang, waktu aku kecil sering ngerayain hari Kartini……
    Aku bangga punya pahlawan seperti beliau……..
    Hidupnya memang di daerah bangsawan Belanda…..
    Sekolahnya pun di sekolah kelas dua Belanda…..
    Hebat kan…..
    Ketika ia lulus aekolah dasar ia dilarang melanjutkan sekolahnya
    Ia berfikir bahwa harusnya wanita bisa memperoleh pendidikan yang baik……..

  11. Poetri berkata

    Kartinni hebat banget sih…
    kalo dulu nggak ada Kartini, gak bayangin deh kaum cewek gimana nasibnya.
    cuma masak ama nikah doang!

  12. kartini tuh hebat banget…..
    aku kagum sama dia….
    dia itu pahlawan aku……
    aku bisa sekolah karena dia…….

  13. yudi berkata

    tau.. tuh…
    perasaan banyak pahlawan wanita lain yang perjuangannya jauh lebih heroik ketimbang maaf .. RA Kartini, sebut saha Cut Nyak dien… siap yang gak tau pait getirnya perjuangan beliau …, atau tokoh wanita lainnya seperti dewi sartika… yang pada usia 18 tun dah bikin sekolahan buat anak rakyat jelata tapi koq serasa disepelekan,saya hanya ingin penilaian yang berimbang kepada semua pahlawan kita, jangan hanya ikut-ikutan mengagung-agungkan tetapi tdk tahu persis apa yang mereka perbuat

  14. Pendekar Cina berkata

    Hah…. Kartini hidupnya didaerah bangsawan Belanda, berarti dia terpengaruh pemikiran Barat na…
    Jangan dikira penjajahan Belanda berdampak buruk bagi pendidikan Indonesia donk..
    Buktinya Kartini mau sekolah di sekolahan Belanda
    mana sekolahan buatan Indonesia
    bisanya cuma Copy-Paste ilmu doang..
    Sip dah.. tuh kemajuan buat kaum wanita Indonesia dari KArtini

    I Love You Kartini

    dari Pendekar Cina
    Ciaaaaaaaattt ~!!!

  15. qie berkata

    Kartini seorang pahlawan tanpa tanda jasa tanpa pengorbanannya kita tidak bisa seperti sekarang ini.Kita bisa mengenal ilmu,dan yang lebih penting kita kaum hawa bisa dapat tempat yang sama dengan kaum adam.Dari R.A Kartini kita bisa belajar walaupun telah mendapat kesempatan yang sama dengan Kaum adam tapi beliau tidak meninggalkan tugasnya sebagai seorang isteri.Nah itu bagus banget tuh kalau semua Kaum hawa seperti itu pasti anak2 di dunia seneng cz ibu mereka wanita karir sekaligusw ibu rumah tangga yang baik.

  16. a_youu berkata

    hmmm… ad tugas buat besok nihh…

    disuruh nulis biografi ibu kartini..yang lengkap

    bantuiiin ddooooongg

  17. angie berkata

    R.A kartini… tanpa mu kami tak bisa mnjadi perempuan yag tegar dan penuh perjuangan… Trimakasih..

  18. feby berkata

    semoga penerus2 sekarang bisa membangun sifat2 seperti”ibu kita kartini”

  19. clara(RSBI7a)spenzari berkata

    WuIcH…kErReNNNn!!!!!I LoVe rA.KaRtInI…AqUw iNGiN BeRgUnA SePErtI BeLiAu…iBu kArTiNi TerImAkAsIH…SeMogA ApA YaNg EnGkAu bEriKaN pAda kAmI dI BLaS oLeH Allah SWT….AMIEN!!!!!!!

  20. mv berkata

    makasih ya.. saya sudah dibantu mengerjakan PR ku….. salam kenal ibu.bapak

    http://cynthiabs.blogspot.com/

  21. bian berkata

    Perjuangan RA Kartini sebenarnya lintas gender. Kita sering salah dalam mengingat jasa beliau “hanya” emansipasi(ini justru orang/ prof dari Belanda lho yang bilang). Lihat saja tulisan beliau (di Museum Jepara ada) Akan tiba saatnya masa yang benderang bagi kaum pribumi (pribumi khan men and women). Salah satu contoh usaha beliau yang terlihat sampai sekarang yaitu memperkenalkan ukiran pribumi (Jepara) ke pasar Eropa (pengukir juga kebanyakan justru men).

  22. raf@ berkata

    tolong dong riwayat R.A Kartini mulai dari kecil sampai meninggal dijelaskan secara rinci dan jelas. ok….. thank you

  23. saras berkata

    i love bu kartini!! coba ya… kalo ga ada ibu kartini perempuan jadi apa ya ????

  24. satria berkata

    m. iNdRA berkata

    menyntuh bNGet YA CRITA KARTInI BRusan…

    bAGUS THU bWat di TIru !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

  25. anna farida berkata

    aku jadikan rujukan buletin pendidikan di sekolah anak2ku yaa… pasti kucantumkan sumbernya, thx.

  26. Kartini itu pahlawan wanita yang patut dibanggakan,,,tetapi kenapa banyak sekali orang yang telahmelupakannya…

    bahkan mungkin banyak dari kita yang lupa apa yang telah dilakukan oleh pahlawan kita itu

  27. alifia fadhilah berkata

    waw …

    puanjang buangets ceritanya .,.,.,.,.,.,.,.,.,.,.,.,.,.,.,.,.,.,.,.,

  28. Tita Dwi rayati berkata

    saya salut atas perjuangan ibu Kartini

  29. mayang berkata

    R.A.Kartini bukan menuntut kesetaraan gender seperti yang kita pahami sekarang. Beliau hanya memperjuangkan hak wanita Indonesia pada masa itu di bidang PENDIDIKAN. Jzk.

  30. Riska Eka Fatma berkata

    Makaci ya bu kartini…………………………………………

  31. athaya berkata

    kasihan juga ya ngak sempet nya nge liat muka nya ya

  32. chalim berkata

    aKhiRNa TuGas Q seLesaI..

    THX arT…

  33. Sutresman berkata

    Hai ne gue Sutresman maw minta referensi untuk Buat Dewan Ambalan R.A. Kartini, Tolong kirimi donk ke Email gue…….
    tresman19@yahoo.com pleaseeeeeee……

  34. dedi berkata

    Ada kalangan yang meragukan kebenaran surat-surat Kartini. Ada dugaan J.H. Abendanon, Menteri Kebudayaan, Agama, dan Kerajinan saat itu, merekayasa surat-surat Kartini. Kecurigaan ini timbul karena memang buku Kartini terbit saat pemerintahan kolonial Belanda menjalankan politik etis di Hindia Belanda, dan Abendanon termasuk yang berkepentingan dan mendukung politik etis. Hingga saat ini pun sebagian besar naskah asli surat tak diketahui keberadaannya. Menurut almarhum Sulastin Sutrisno, jejak keturunan J.H. Abendanon pun sukar untuk dilacak Pemerintah Belanda.
    Kartini diciptakan untuk kepentingan belanda karena dia tidak seheroik Cut Nyak Dien (1850-1908)

  35. miraNda berkata

    ..Good BAngeeT Laa pOKoX e…………..!!!!
    kiTa hArus bZa sprti iBu R.A KARTINI………!!!!
    yAnX dAh bErkorBAn bwAt kAta pAra KauM perEmpuAn………….!!!
    ..oKeeeEEEEeeee……………

  36. wita berkata

    hai girls jangan pernah kita lupakan sosok dari Bunda kartini.
    karena dengan mengingatnya,kita kan selalu berusaha tuk menjunjung tinggi martabat dan kehormatan diri kita sendiri…

  37. julietta aditya berkata

    hai haii
    makasih ya dah ada situs ini . maksih aku dah di bantuin ngerjain pe er nya :D D

  38. vio nofita sari berkata

    Tolongin aku donk aku ada pr pkn suruh nulis riwayat hidup Raden Ajeng Kartini;;;;;;;///////[[[[[[[]]]]]]]=====\\\\\\99997775544325 oke

  39. vio nofita sari berkata

    halo boleh kenalan gak……? aku temennya Titis orang karangnongko.

  40. veronica berkata

    reg add me in the veronica_ester@yahoo.co.id
    tag enteni

  41. Nikita Willy berkata

    yang lengkap ddonggg!!! ada pr nih,, klo bisa, ntar gue kasih kerjaan sbg. figuran di sinetron gueee!!!

  42. valent berkata

    keyen og cuyiiiiiiiiiiii,,,,,,,,,,,,,,,,!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

  43. nurul istiqamah berkata

    gue..bangga banged dengan R.A Kartini…dia sangat memperdulikan kita…..

Tinggalkan Balasan

XHTML: Anda dapat gunakan tag ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>